BERITA

Sosialisasi Penyusunan Rencana Aksi Daerah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (Tpb/Sdgs) Kabupaten Labuhanbatu Selatan

18/12/2017 440 view

Pelaksanaan Sosialisasi Penyusunan Rencana Aksi Daerah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (Tpb/Sdgs)  kabupaten labuhanbatu selatan tahun 2017 di aula Hotel Grand Suma Blok Songo Kotapinang yang dibuka oleh Bupati Labuhanbatu Selatan dalam hal ini diwakilkan dengan Asisten Perekonomian dan Pembagunan yaitu Bapak Ir. Ralikul Rahman, MT dan serta dihadiri oleh Pimpinan Organisas Perangkat Daerah, Para Camat Se Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Pimpinan Perusahaan Perkebunan dan Perbankan se Kabupaten labuhanbatu Selatan.

 Dalam arahan bapak Bupati Labuhanbatu Selatan yang dibacakan oleh Asisten Perekonomian dan Pembagunan yaitu Bapak Ir. Ralikul Rahman, MT menjelaskan bahwa Rencana aksi daerah tujuan pembangunan berkelanjutan (sdgs/tpb) terdiri dari 17 goals 169 target dan 241 indikator yang dibagi kedalam 4 pilar pembangunan, salah satu pilar pembangunan tersebut adalah pilar pemabangunan sosial yang terdiri dari 5 goals 47 target dan 77 indikator dan sudah terdapat 15 target pilar sosial. Beberapa prioritas kabupaten yang juga menjadi sasaran pilar pembangunan sosial diantaranya adalah penanggulangan kemiskinan, pelayanan kesehatan, pelayanan pendidikan dan penanggulangan bencana daerah. Sementara target-target pilar pembangunan sosial yang belum menjadi sasaran akan menjadi prioritas dan akan dikembangkan.

 Sesuai peraturan presiden republik indonesia nomor 59 tahun 2017 tentang pelaksanaan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, mulai tahun 2016 tujuan pembangunan berkelanjutan atau sdgs 2015–2030 secara resmi menggantikan tujuan pembangunan millennium (mdgs) 2000–2015.

 Kesesuaian 15 target pilar pembangunan sosial dengan rpjmd kabupaten labuhanbatu selatan diantaranya :

  1. Kemiskinan (penurunan kemiskinan, persentase penduduk yang telah terjamin pemeliharaan kesehatan, meningkatnya keterampilan dan adanya usaha yang dilimili oleh keluarga miskin, meningkatnya fungsi sosial, persalinan yang ditolong nakes, imunisasi, akses air minum dan rehabilitasi rumah tidak layak huni.
  2. Tanpa kelaparan (gizi buruk, penganekaragaman konsumsi pangan dan penurunan konsumsi beras.
  3. Kehidupan sehat dan sejahtera (angka kematian ibu, angka kematian bayi, tfr).
  4. Pendidikan berkualitas (apk sd/mi/sederajat, apk smp/mts/sederajat, apk sma/smk/ma/sederajat, apk paud non formal, apk perguruan tinggi dan angka melek aksara)

5 kesetaraan gender.

Dengan adanya kesesuaian target tujuan pembangunan berkelanjutan dengan rpjmd kabupaten labuhanbatu selatan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah kabupaten labuhanbatu selatan secara tidak langsung telah mengintegrasikan sasaran global ke dalam tujuan pembangunan daerah untuk itu diperlukan kerja keras  dan komitmen yang tinggi dari semua stakeholder terkait dan  elemen masyarakat yang ada di kabupaten labuhanbatu selatan untuk mendukung pelaksanaan SDGs agar target pembangunan bisa dirasakan oleh semua lapisan masyarakat.

Keberhasilan tpb/sdgs tidak dapat dilepaskan dari peranan penting pemerintah daerah. Dan keterlibatan pemangku kepentingan lain dalam implementasi tujuan pembangunan berkelanjutan/sdgs juga sangat diperlukan, seperti akademisi, swasta serta ormas dan media.

Oleh karena itu diharapkan kepada seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (opd) untuk menjadikan SDGs ini sebagai program prioritas baik dalam rencana strategis opd maupun rencana kerja opd setiap tahunnya, agar tujuan pembangunan berkelanjutan/SDGs dapat mendukung pencapaian target nasional di daerah.

 Selanjutnya diharapkan dengan adanya sosialisasi penyusunan rencana aksi daerah tujuan pembangunan berkelanjutan/sustainable development goals (tpb/sdgs) ini dapat memberikan masukan untuk persiapan penyusunan rencana aksi daerah tujuan pembangunan berkelanjutan (tpb/ SDGs) pilar sosial di kabupaten labuhanbatu selatan. (js)